Minggu, 28 November 2010

KAAAA.. *wait for it* REAAAL *baca: karil*

Sweet sweat November, yaa yaa. Skripsi, atau nama umum di fakultas gw adalah karil *karya ilmiah* cukup menyita otak dan hati teman2 gw *gw sih belum terlalu*. Nggak bulan ini aja sih, karil sebenernya udah bisa dimulai sejak Juli lalu. Namun semakin mendekati deadline *sidang paling akhir tanggal 17 desember*, orang-orang berkerudung tampak seperti kebakaran jilbab.

Beberapa orang dari awal *sampai sekarang* sangat iri dengan gw karena gw dapet departemen Perio yang cuma terdiri dari 2 orang mahasiswa yang bakal ambil tema karil tentang itu. Kebanyakan teman lain di OB, penelitian laboratorium, dan macam2 departemen lainnya. Gw menganggap diri gw beruntung, tema karil pun dipilihkan oleh dosen dan itu ternyata penelitian deskriptif, gw pun senang. Namun ada beberapa teman yang suka bilang "cuuraaaang", tentunya dengan nada iri.

Di saat teman2 lain mulai penelitian di lab, bolak-balik revisi bab 1-3, diskusi bersama dosen pembimbing, dihantui deadline ini itu oleh dosen, gw bener2 versi kebalikannya. Mungkin ini emang dari diri gw sendiri yang malas, tapi penelitian gw benar2 berjalan santai, sekali lagi gw yang memilih untuk santai. Sepertinya menurut orang2, itu adalah kehokian gw, orang2 suka merasa segala hidup gw selalu easy going, tapi apakah rasa senang karena gw bisa hura2 yang gw rasakan? Tidak kawan.

Merasa gak berguna, gw pun suka menawarkan diri untuk membantu kawan2 yang lebih ribet karilnya dari gw, walau itu cuma sekedar nemenin ke depok buat nemuin dosen, nemenin di lab *gw nya dengerin musik*, bagiin kuesioner, dsb, semua itu gw lakuin untuk menebus rasa bersalah gw karna gw dapet karil yang gampang. Sejujurnya gw merasa kurang beruntung, karena ini mungkin kesempatan sekali seumur hidup dimana lo bisa bener2 meneliti sesuatu, menggunakan alat2 canggih, bercengkrama di lab, membuat kuesioner, bertemu dengan orang2 yang belum pernah ditemui sebelumnya, dan gw tidak mendapatkan kesempatan itu. Kalau boleh mengadu, banyak kok ketidakenakan yang gw rasakan. Allah itu Maha Adil, percayalah.

Gw sedih kalo ada orang yang bilang "curang", tapi mau gimana lagi, gw merasa gw mungkin berhak mendapatkan kata itu, gw malah berharap sebagian beban karil mereka dapat berkurang dengan mengungkapkan keirian mereka terhadap gw. Seringkali gw bilang kalau mereka adalah orang2 terpilih untuk menghadapi segala kerikil atau batu karil, mereka lebih siap, mereka pasti bisa menjalaninya karena Allah pasti tidak akan memberikan cobaan kepada manusia kecuali mereka mampu menanggungnya. Maka dari itu, sabar ya kawan, mari kita berjuang bersama dan saling mendoakan.

Gw pun harus berusaha semaksimal mungkin, tidak boleh menyepelekan hal, semua masalah berhak diselesaikan dengan melakukan yang terbaik. Gw percaya Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan hambaNya.

Untuk kalian semua, ganbatte nee!!

3 sahutan:

  1. haha,, rijuki,, kita sama2 koq,,
    gw juga kan, karilnya begitu.. nyantekaya di pante,,,
    Awalnya gw juga berharap bgt untuk dapet OB karena pengen ngerasain jadi peneliti beneran, tapi Allah berkehendak lain... Gw yakin, ada maksud dari ini semua, mungkin kita diberikan keleluasaan di karil kita, jadi kita bisa mengerjakan hal lain yag juga bermanfaat dan membutuhkan bantuan kita, kaya bantuin temen, ngurus BPI or dll.. begitu ju,,, jadi tetap semangat yaaa!!!

    BalasHapus
  2. huaaaaaaaaaa ga nyangka kita udah melewati ini semua yaa *padahal belom revisi*
    alhamdulillah
    tetap semangaaat!

    BalasHapus
  3. tumben wise *diam2 menghanyutkan
    duh lo tuh kalo apdet ga muncul di blog gw ga tau kenapaaa

    BalasHapus